[Journal] Konsep Keseimbangan antara Kesuksesan dan Kebahagiaan

Cr picture: winterkiss

Saya menetapkan tujuan hidup saya atau lebih tepat jika disebut “misi masa depan”, saya meyakini hal tersebut, saya meyakini misi saya merupakan sesuatu yang cemerlang, dan saya yakin saya dapat menggapainya. Saya memaksakan diri saya untuk berada di jalan tersebut dan bahkan karenanya lagi alam semesta juga seolah mendukung saya saya merasa alam semesta mendorong saya untuk berada di jalan ini. Saya yakin dengan sangat dan ini sudah banyak dibuktikan oleh orang sukses dunia bahwa untuk sukses Anda harus memiliki tujuan yang jelas lalu melangkah atau bergerak ke arahnya dan saya yakin dengan sangat jika Anda yakin terhadap sesuatu kemudian menjadikannya sebagai tujuan dan misi hidup Anda akan sukses, bahkan mungkin ini merupakan cara tercepat untuk sukses.

Jika Anda ingin sukses tetapkanlah tujuan yang jelas hal ini karena dengan menetapkan tujuan yang jelas tubuh Anda akan bergerak untuk menuju tujuan tersebut, jalan Anda jelas, dan fokus Anda jelas. Menetapkan tujuan yang jelas akan membuat Anda efektif. Meyakini tujuan Anda akan membuat alam semesta bereaksi dan ikut membantu Anda, ini seperti magic. Ini adalah alasan kenapa saran sukses sering didahulukan dengan menetapkan tujuan.

Masalahnya sekarang adalah “sukses” belum tentu bahagia. Mungkin Anda memang meraih kesuksesan tapi bagaimana dengan kebahagiaan? Kenapa sukses belum tentu bahagia? Atau kenapa menentukan tujuan yang jelas belum tentu membuat Anda bahagia? Well… sudah banyak sekali penelitinyang menyatakan bahwa banyak orang yang kita sebut “sukses” ternyata tidak bahagia. Kenapa demikian? Saya pikir ini karena hidup menjadi fokus pada hal sempit, pada hal yang seperti besar padahal sempit.

Tujuan jelas atau bahkan “sukses” dapat membuat kehidupan saya menjauh dengan orang-orang sekitar, mengabaikan hobi, dan curiosity terhadap banyak hal, serta memandang tidak berharga pada banyak hal. Ini karena saya menjadi fokus pada jalan jelas yang sempit ini.

Lalu apa yang menyeimbangkan sukses dengan kebahagiaan?

“Fokus pada waktu sekarang” adalah jawabannya. Saya merasa beruntung menyadari konsep ini sedini muungkin. Fokus pada waktu sekarang adalah penyeimbang kehidupan. Jika Anda ingin sukses namun bahagia Anda disarankan untuk fokus pada waktu sekarang.

Fokus pada apa yang disediakan Tuhan saat ini Anda, memaksimalkan yang Anda miliki saat ini, fokus pada waktu sekarang dan melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan saat ini. Ini merupakan hal yang terbaik dibandingkan fokus pada masa depan lebih baik fokus pada masa sekarang, pada hari ini, pada waktu ini. Jalani semuanya dengan sebaik mungkin dan enjoy.

Saya menyadari konsep ini karena saya merasa bahwa waktu terbaik yang pernah saya gunakan adalah ketika SMA saya merasa sukses sekaligus bahagia, saya merasa tida aada waktu yang saya sesali ketika SMA. Well…. yeah memang tetap ada hal-hal yang saya sesali tapi akibat dari pola pikir “puas-puasin masa SMA, maksimalin masa SMA soalnya kapan lagi kaya gini, mumpung SMA nanti mah masuk ke dunia nyata, tua” pola pikir seperti ini membuat saya tidak menyesali hal-hal penting seperti waktu, pertemanan, dan tumbuh.

Ketika SMA saya tidak memiliki tujuan yang jelas dan pasti sehingga yang saya lakukan adalah memaksimalkan “waktu sekarang”. Saya belajar dengan giat di sekolah, ketika ujian saya perlu untuk menghafal karena memang begitu sistem sekolah di Indonesia kan? Menghafal. Saya menghafal sampai titik koma yang ada di buku saya ingat (ok sebenarnya ini bukan metode yang bagus buat belajar tapi dari pada nggak belajar). Saya juga mengerjakan setiap tugas atau PR sendiri atau pun bekerja sama dengan teman, saya termasuk yang jarang nyontek tapi pastinya pernah wkwk. Ketika SMA tidak hanya tentang belajar tapi saya juga memaksimalkan hubungan pertemanan dekat, saya merasa sangat dekat sekali dengan geng saya dan saya merasa bahagia. saya juga menjaga hubungan pertemanan dengan yang lain, seperti menyapa setiap orang yang saya temui di sekolah. Saya kenal dengan cukup banyak orang di sekolah baik guru maupun siswa. Saya memiliki banyak kenalan dengan adik kelas, kakak kelas, kalau seangkatan yaa kenal semua hehe mungkin hanya ada sekitar 10% saja tidak kenal atau tidak pernah menyapa . yaa setidaknya saya kenal banyak orang yaa walaupun gak sebanyak teman dekat saya yang aktif organisasi saya tida sepopuler dan se easy going mereka. Saya bahagia dan ini adalah hal yang tidak akan pernah saya sesali. Saya juga merasa perlahan saya tumbuh (bukan hanya fisik tapi juga mental dan spiritual dan tentu saja pengetahuan). Saya juga melakukan hobi saya yang sepertinya tidak bermakna tapi sekarang saya sadar dari hobi ini lah pengetahuan saya tumbuh. Karena ketika SMA saya fokus untuk memaksimalkan senua yang disediakan Tuhan kepada saya hari ini saya tidak menyesal.

Saya tahu masa SMA merupakan masa yang membahagiakan bagi semua orang bahkan Indonesia menempati posisi tertinggi untuk kebahagiaan siswa di sekolah. Tapi tidak semua orang merasa sudah melakukan hal yang benar ketika SMA dulu. Oh yaa tentu waktu SMA saya punya tujuan tapi tujuan ini abstrak seperti “ingin sukses, ingin kaya, membahagiakan orang tua” sehingga meski pun menganggap “kapan lagi mumpung masih SMA” saya tidak melakukan sesuatu yang fatal seperti sex bebas, dan narkoba. Kalau kenakalan yang lain sih pernah sesekali kaya bolos misalnya, tapi yeah asal gak terus-terusan.

Karena fokus pada tujuan yang jelas membuat hidup saya menjadi “tidak sehat” maka saya putuskan untuk tetap membuat tujuan yang abstrak. Karena seperti seni meski pun abstrak tapi terlihat indah dan jika Anda beruntung Anda akan menemukan keterhubungan degan seni tersebut dan memahami maksud sang seniman.

Jika Anda ingin keseimbangan antara sukses dan bahagia buatlah mimpi yang abstark namun masterpiece

“fokus pada waktu sekarang, melakukan yang terbaik yang bisa Anda lakukan saat ini, memaksimalkan yang Tuhan sediakan saat ini adalah kunci keseimbangan antara sukses dan bahagia”

Ps : Kita semua memiliki pola pikir kritis saya tidak bermaksud untuk memaksa Anda setuju dengan saya. Gunakanlah pola pikir kritis Anda jika menurut Anda saya salah, tolong beri tahu saya. Terima kasih.

Siska Alifia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: